Mahasiswa STKIP INVADA berkarya melalui UMKM Garam Kesehatan “Alodia”

Kontribusi Mahasiswa ditengah pandemik

Mahasiswa STKIP INVADA berkarya melalui UMKM Garam  Kesehatan “Alodia”

Cirebon – STKIP INVADA mengadakan kegiatan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) Garam Kesehatan “ Alodia” pada tanggal 3 Juli 2021.

Kontribusi mahasiswa dimasa Pandemi menghasilkan karya melalui UMKM. Kegiatan ini merupakan  bentuk kontribusi mahasiswa dimasa Pandemi terhadap masyarakat khususnya petani garam. Mahasiswa STKIP INVADA mencoba menambah value garam yang biasa untuk memasak menjadi garam kesehatan. Garam Kesehatan ” Alodia” berasal dari bahasa Afrika ,memiliki arti sehat dan beruntung. Dengan tujuan untuk meningkatkan kecakapan dan keterampilan berwirausaha serta menumbuhkan kembangkan wirausaha .

Kondisi pandemi saat ini menyadarkan kita bahwa peran pelaku usaha kecil, seperti pedagang di pinggir jalan dan rumahan, memiliki kontribusi besar terhadap Produk Domestik Bruto (PDB). Oleh karena itulah, mahasiswa dapat merealisasikan kegiatan UMKM ini.

Namun, yang tidak kalah penting adalah hasil garam kesehatan ini memberikan manfaat. Kegiatan ini merupakan kolaborasi powerful yang dapat memberikan kesempatan berharga kepada mahasiswa menjadi  wirausaha muda.

Penanggung jawab kegiatan UMKM Garam Kesehatan “Alodia” , Cici Situmorang mengatakan beliau mengapresiasi Mahasiswa STKIP INVADA dan berharap, kegiatan ini dapat menjadi langkah awal untuk bersama-sama meningkatkan kemandirian mahasiswa meskipun ke depannya akan menjadi seorang tenaga pengajar.

“Pembuatan garam kesehatan Alodia, ini sebagai salah satu komponen penerapan mata kuliah kewirausahaan yang ada di STKIP INVADA. “ jelasnya. Kegiatan ini juga menjadi bagian dari peningkatan kerja sama serta peningkatan jumlah mata kuliah yang menggunakan pembelajaran kelompok berbasis proyek sebagai bagian dari bobot evaluasi

Tidak hanya garam kesehatan kedepannya mahasiswa juga akan memasarkan produk yang beragam. Kegiatan ini sebagai cara untuk mencapai sebuah hasil yang berbeda dari mahasiswa mendapatkan pengalaman di luar kampus.

Mahasiswa STKIP INVADA, Uswatun mengatakan bahwa kegiatan ini sangat baik sebagai wadah untuk bisa berkreasi dan meningkatkan pengembangan diri daripada di rumah saja. Oleh karena itu, perlu dukungan dari seluruh mahasiswa  STKIP Invada karena kita dapat ilmu tambahan tentang proses dan memasarkan produk secara luas.

” Harapannya kegiatan ini dapat tumbuh berkembang dan bermanfaat bagi pelaku UMKM,” kata Uswatun, dalam keterangannya.

Mahasiswa memproduksi Garam Kesehatan “Alodia “ di Kampus STKIP INVADA secara berkelompok.

Para peserta sangat antusias mengikuti kegiatan UMKM ini. Mendapatkan ilmu secara gratis serta mendapatkan sertifikat.Selain itu, ke depannya kegiatan UMKM ini akan mengikutsertakan produk -produk yang berasal dosen/mahasiswa lain. (CS)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *